Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PEMBUATAN LUBANG UNTUK RIVET


Setelah mengenal apa itu solid-shank rivet, klasifikasinya, dan jenis materialnya, sekarang kita membahas persiapan pembuatan lubang rivet. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya sebagai berikut:

a. Rivet Lay-Out

Kegiatan ini merupakan menentukan jarak antara ribet dengan tepi komponen maupun jarak rivet terhadap rivet lainnya, dalam bentuk permukaan rata atau permukaan rata dengan kombinasi pada profil. Beberapa istilah dalam lay-out part yang akan  di rivet diantaranya:

- Edge distance, yaitu jarak titik pusat rivet pada tepi sheet, diambil 2 sampai 4 d (diameter rivet), kecuali rivet kepala countersunk minimal 2,5 d.

- Pitch, yaitu jarak titik pusat dua rivet bersebelahan, diambil 3 sampai 10 d. Normalnya 6 d. Kecuali countersunk rivet dengan proses dimpling pada sheet, minimal 5 d.

- Gage atau Tranverse Pitch, yaitu jarak antara baris rivet diambil 3/4 pitch, bisa sejajar atau formasi zig-zag.

Pada beberapa komponen dalam bentuk profil dan jogling, penentuan-penentuan jarak ribet dipengaruhi; diameter rivet, jari-jari profil, ketebalan sheet dan ukuran flange.

b. Lubang Rivet

Lubang rivet pada solid shank rivet dipersiapkan dengan dua cara seperti dibawah ini, disesuaikan dengan bentuk kepalanya.

- Protruding Head (menonjol), umumnya lubang ribet di bor lebih besar dari diameter rivet. Secara umum lubang rivet diambil 0,1 mm lebih besar, dengan tujuan memudahkan pemasangan rivet kedalam lubang sehingga lapis pelindung tidak terkelupas sewaktu pemasangannya.

Berikut adalah contoh tabel nomor bor untuk setiap diameter rivet.
 Nominal diameter  rivet Borer Size (inchi)
 1/16" (1,6 mm)
 3/32" (2,4 mm)
 1/8"   (3,2 mm)
 5/32" (4,0 mm)
 3/16" (4,8 mm)
 1/4"   (6,4 mm) 
 5/16" (8,0 mm) 
 3/8"   (9,5 mm) 
 51 (.066 - .072)
 40 (.098 - .103)
 30 (.128 - .135)
 20 (.161 - .171)
 10 (.194 - .202)
 F   (.257 - .259)
 O  (.316 - .327)
 V  (.377 - .390)

- Countersunk Head (rata dengan skin), disamping ukuran diameter lubang yang sama dengan diatas (protruding head) juga dilakukan proses pembentukan sheet yang countersink melalui countersink machine pada sheet tebal atau dimpling proses pada sheet tipis.

c. Tools untuk Membuat Lubang

Untuk membuat lubang rivet, dibutuhkan beberapa jenis alat diantaranya:

- Holding Tool for Sheet Metal, komponen yang akan dilubangi harus dijepit dengan kuat untuk menghindari bergesernya komponen, biasanya digunakan clamp. Bisa berdiri sendiri atau menyatu pada jig pengepasan.

- Temporary Fastening, setelah komponen di proses drilling atau selama proses riveting harus dijaga supaya tidak bergeser dengan menggunakan sheet fastener (pengganti clamp). Temporary fastener ini terdapat beberapa jenis diantaranya sebagai berikut:

1) Cleco Fastener
Fastener ini tersedia dalam bermacam ukuran sesuai dengan ukuran diameter rivet. Dipasang dengan menggunakan special plier.

2) Wing Nut Fastener
Bila diinginkan kekuatan pengikatan yang lebih besar daripada cleco, maka digunakan special wing fastener, jenis ini juga tersedia dalam berbagai ukuran, pemasangan nya dengan tangan diputar arah jarum jam.

3) Hex Nut Fastener
Digunakan bila diinginkan suatu efisiensi semaksimal mungkin dengan pengikatan kekuatan besar. Hal itu didapat karena pemasangan dilakukan dengan wedgelock speed Runner tenaga udara bertekanan kalau saya dengan teman-teman dilapangan suka menyebutnya cleco gun.

Untuk membedakan ukuran suatu fastener, maka ketiga jenis fastener tersebut diberi warna tersendiri seperti yang dijelaskan pada tabel berikut.

 Warna  Ukuran 
 Black 1/16 " (1,6 mm)   
 3/8 " (9,5 mm)    
 3/32" (4 mm  5/16 " (8 mm)
 Zinc 3/32 " (2,4 mm) 7/32" (5,6 mm)  
 Cooper  1/8" (3,2 mm) 1/4" (6,4 mm)  
 Brass 3/16" (4,8 mm) 9/32" (7,2 mm)  

 
- Pneumatic Drill, tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran sehingga dapat dioperasikan dalam berbagai kondisi pengerjaan. Type yang banyak digunakan adalah type pistol grip dan right angle. Apabila diinginkan suatu batas kecepatan putaran tertentu maka dapat digunakan regulator yang dipasang antara aliran udara dengan pneumatic drill.

Pada pneumatic drill dilengkapi mata bor sesuai dengan nomor bor yang dibutuhkan (Borer Size). Hal penting dalam pemilihan mata bor, selain nomor bor juga adalah sudut pemotongan (cutting edge). Berikut contoh material dan sudut pemotongan mata bor:

- Steel, Cast iron, Hard bronze, dan Duralumin memiliki sudut 116 - 118 (derajat sudut)

- Brass, Soft Bronze memiliki sudut 140 (derajat sudut)

- Magnesium dan Non Metal sudutnya 85-90 (derajat sudut)

d. Langkah-langkah membuat lubang (drilling)

Dalam pelaksanaan drilling kita dapat memilih beberapa metode pembuatan lubang rivet seperti dibawah ini.

1) Drilling dilaksanakan dengan terlebih dulu memasang drilling template (bagusnya tapi jarang dilakukan) kemudian menggunakan drilling gauge dengan diameter lebih kecil dulu dari diameter lubang rivet (berurutan).

2) Drilling dilaksanakan berdasarkan marking out pada salah satu komponen yang akan digabung.

3) Drilling dilaksanakan berdasarkan lead hole (salah satu komponen telah ada di lubang free holes) pada salah satu komponen yang akan digabung.

4) Dengan bantuan hole finder, sering kita menemui problem dalam proses drilling pada skin dimana pada struktur dibawahnya telah ada lubang. Untuk menyesuaikan titik pusat lubang kita gunakan hole finder.

- jaw pada bagian bawah dilengkapi pin untuk lubang di struktur
- jaw pada bagian atas tempat penempatan drilling guide.

Berikut adalah ilustrasi bagaimana proses melubangi komponen untuk rivet.



Selama proses pengeboran (drilling) posisi mata bor haruslah tegak lurus dengan bidang komponen yang dikerjakan, sehingga didapatkan lubang rivet yang baik dan bulat.

Sebelum drilling dilaksanakan, buatlah penitikan dengan cara sebagai berikut :

a) Mempergunakan Centre Punch

Perhatikanlah : bahwa penempatan centre punch yang terlalu kuat akan merusak sheet metal (khususnya pada alumunium sheet).

b) Tanpa mempergunakan Centre Punch 

Sebagai pengganti penggunaan centre punch ini putarkanlah drill Chuck pada permukaan komponen sampai terbentuknya penitikan yang memungkinkan drill dapat bekerja tanpa terjadinya slip.







Post a Comment for "PEMBUATAN LUBANG UNTUK RIVET"