Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian dan Fungsi Maintanance (Pemeliharaan)


Pemeliharaan adalah ilmu praktek yang mana dapat diambil manfaatnya ketika pelakasanannya berlangsung dan memiliki keterkaitan dengan ilmu-ilmu yang lainnya. Pemeliharaan harus dilakukan terencana oleh manajer, staf fasilitas, bahkan teknisi / mekanik yang bertugas dalam pemeliharaan baik itu mesin atau fasilitas lainnya. Pemeliharaan merupakan disiplin ilmu yang dapat diterapkan secara intensif, sederhana,atau tidak sama sekali tergantung bagaimana sebuah organissai mampu memberikan solusi yang lebih cepat dan jelas. Selain semuanya yang sudah dijelaskan pemeliharaan juga sebagai dasar atau patokan mengenai keandalan sebuah mesin misalnya jika perawatanya jarang menajdi tolak ukur bahwa mesin tersebut handal sehingga meningkatkan efektivitas dalam produksi.

Kemudian secara sederhana apa yang dimaksud dengan Maintanance (Pemeliharaan)? Berikut adalah beberapa pengertian Pemeliharaan yang diambil dari beberapa sumber:

Pemeliharaan (Maintanance) adalah kegiatan yang dilakukan untuk menjaga perangkat perusahaan, mesin-mesin, dan fasilitas-fasilitas lainnya dalam kondisi baik.

Pemeliharaan adalah pemecahan masalah yang dilakukan hari demi hari berupa menjaga semua fasilitas perusahaan agar bisa beroperasi dengan baik.

Setelah kita mengenal mengenai pemeliharaan pemebahasan selanjutnya adalah kita akan membahasa fungsi-fungsi dari pemeliharaan.

A. Fungsi Utama (Primer)

1. Pemeliharaan Peralatan Pabrik Yang Ada

Kegiatan ini merupakan kegiatan utama dari semua pemeliharaan. Tanggung jawab hanya untuk melakukan perbaikan yang diperlukan untuk mesin produksi dengan cepat dan ekonomis dan untuk mengantisipasi perbaikan ini maka dilakukan preventive maintanance (perawatan sebelum terjadinya kerusakan ). Untuk kegiatan ini, seorang staf ahli engineer, staf ahli perencanaan, dan mekanik / teknisi yang mampu melakukan pekerjaan harus di latih terlebih dahulu, dimotivasi, dan terus menerus didukung sehingga mendapatkan kemapuan yang mumpuni untuk mendapatkan pemeliharaan yang efektif.

2. Pemeliharaan Bangunan dan Area Bangunan

Kegiatan ini yaitu melakukan perawatan terhadap bangunan dan peralatan penungjangnya, seperti jalan, rel gerbang, fasilitas pembuangan pabrik, dan saluran fasilitas air, semua ini merupakan tugas secara umum bagian engineering group. Pabrik dengan fasilitas kantor yang luas dan program pemeliharaan gedung nya diserahkan kepada tim khusus. 

Kemudian pada kegiatan ini juga dilakukan perawatan terhadap tangga, cat bangunan, dan penggantian kaca. Kegiatan ini dilakukan selain untuk memperindah pabrik tetapi juga untk 
menambah umur pakai fasiltas penunjang pabrik.

3. Melakukan Pengecekan dan Pelumasan Peralatan

Kebiasaaan sehari-hari, semua peralatan di cek kondisinya berupa pelumasan dengan oli. Tetapi kebiasaan ini merupakan sebuah perintah tertulis dari perusahaan secara resmi, dikerjakan oleh personel terlatih, dan dilakukan secara rutin sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh perusahaan.

4. Perubahan dan Pemakaian Baru

Tiga faktor utama yang menentukan sejauh mana bidang ini melibatkan departemen pemeliharaan: ukuran pabrik, besarnya perusahaan, dan kebijakan perusahaan.

Jadi bagi anak perusahaan, jika ada perubahan pada fasilitas pabrik maka dia menggunakan kontraktor dari luar. Tetapi jika ada pemeliharaan fasilitas maka dilakukan dengan manajemen perusahaan induk secara bersama.  Jika ada perubahan dan pemakaian baru yang bertugas untuk menangani ini adalah engineering group.

B. Fungsi Sekunder 

Setelah kita mengetahui fungsi utamanya, sekarang kita akan membahasa fungsi sekundernya, fungsi yang lebih kepada tujuan.

1. Penyimpanan 

Mengatur agar tidak menumpuknya peralatan yang rusak, barang yang hilang, merupakan rekayasa pemeliharaan agar mesin atau peralatan selalu siap digunakan.

2. Perlindungan Lingkungan

Pemeliharaan berfungsi menjaga pabrik dari insiden-insiden yang tidak diinginkan perlindungan dengan secara rutin pengecekan listrik dan lain-lain melindungi perusahaan dari hubungan arus pendek penyebab kebakaran.

3. Pembuangan Limbah

Limbah hasil produksi diatur sedemikian rupa agar tidak membahayakan bagi lingkungan masyarakat sekitar.

4. Alat Keselamatan Kerja

Dengan adanya kegiatan pemeliharaan menuntut perusahaan juga untuk menyediakan fasitas kesehatan dan keselamatan kerja.

5. Administrasi Asuransi

Setiap kegiatan pemeliharaan seharusnya diasuransikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebagai jaminan pagi pegawai dan juga mesin yang diperbaiki.

1 comment for "Pengertian dan Fungsi Maintanance (Pemeliharaan)"

  1. Terima kasih atas sharingnya, sekarang jadi makin tau tentang pengertian dan fungsi maintenance.

    ReplyDelete

Post a Comment