Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Persyaratan Tenaga Kerja Untuk Pemeliharaan Pabrik


Dalam melakukan pemeliharan harus ditentukan jumlah karyawannya baik untuk tenaga kerja maupun untuk pengawasan. Dalam hal ini perlu diperhatikan dan dipertimbangkan mengenai persyaratan karyawan untuk mengelola pemeliharaan pabrik berikut adalah kualifikasinya yang perlu dipertimbangkan.

A. Hourly Personnel 

1. Rasio tenaga pemeliharaan terhadap total tenaga operasi. Rasio ini sering dipertimbangkan untuk ukuran kecukupan dan efisiensi yang relatif dari departemen. Faktanya sangat bervariasi bahwa jenis mesin dan peralatan yang dinyatakan dalam angka investasi terhitung jika per karyawan yang beroperasi.

Untuk memperkirakan jumlah karyawan di departemen pemeliharaan ini harus dengan benar, diantaranya melalu pendekatan perkiraan biaya pemeliharaan yang tertagih untuk mengurangi biaya dengan cara penggunakan tenaga kerja sampingan. Namun faktor pengalaman dapat digunakan di banyak industri untuk memperkirakan biaya perawatan sebagai persentase investasi dalam mesin dan peralatan. Sebelum membangun pabrik, banyak perusahaan memperkirakan tingkat pengembalian investasi yang bisa diharapkan. Salah satu faktor yang harus dipertimbangkan disini adalah biaya perawatan. Umumnya, biaya tahunan pemeliharaan harus berjalan antara 7 dan 15 persen dari investasi. Pemeliharaan gedung harus berjalan antara 1,5 sampai 3 persen per tahun. Biaya tenaga kerja saja tidak termasuk biaya overhead, akan berjalan antara 30 dan 50 persen dari total tagihan perawatan.

Selain itu, tugas-tugas lain dari departemen pemeliharaan harus dipertimbangkan dan  tenaga tambahan dibuat. Personal tambahan ini dapat berfungsi sebagai penopang fluktuasi secara ketat beban keraj perawatan dengan menambahkan 10 hingga 20 persen dari tenaga pemeliharaan yang diperkirakan ketika dalam kondisi normal.

Kriterian cocok untuk studi pendahuluan sebuah pabrik, Persyaratan tenaga kerja aktual harus dikendalkan oleh peninjauan terus-menerus terhadap pekerjaan yang akan dilakukan. Backlog-of-work merupakan catatan yang mengandung semua kegiatan pekerjaan. Catatan semacam ini mampu mengetahu berbagai kegiatan yang perlu dilakukan atau tidak selama perawatan sehaingga dengan catatan ini mampu mengontrol jumlah karyawan yang diperlukan sehingga efektif dan efisien.

2. Barang produksi perlu dipertimbangkan. Barang produksi dan juga tempat kerja harus ada dalam pemeliharaan yang baik ditentukan oleh sifat kegiatan dan jumlah pekerjaan yang terlibat. Ini semua menunjukkan hubungan erat antara ukuran pabrik dan tempat kerja khusus produksi terpisah.

Kemudian tenaga kerja lain yang perlu diperhatikan adalah kontraktor yang cukup terampil untuk melakukan berbagai jenis pekerjaan. 

B. Supervision

1. Kepadatan pengawasan. Jumlah individu per pengawas ( kepadatan pengawasan) adalah ukuran yang diterima untuk menentukan jumlah supervisor lini pertama yang dibutuhkan untuk menangani pemeliharaan sesuai dengan kekuatan uang yang memadai. Biasanya kepada pengawasan paling rendah 8 individu dan paling tinggi 25 individu, namun rata-rata yang sering ditemui itu sebanyak 12 hingga 14 individu per pengawas. Namun beberapa tenaga kerja khusus yang terampil perlu pengawasan lebih. Namun jika perlu pengawasan ketat atau tersebar, maka prioritaskan kelompok kerja  yang rasionya rendah yang lebih penting. Untuk area kerja yang menghasilkan produk tangan secara konvensional seperti tukang pipa, sheet metal, atau tukang kayu, maka seorang mandor yang disertai dengan beberapa tingkat perenacanaan terpusat dapat mengarahkan kegiatan 12 hingga 15 individu dengan keterampilan rata-rata. Kepadatan pengawasan harus sedemikian rupa sehingga mandor tidak dibebani denan pengawasan ditempat kerja dengan mengorbankan perencanaan, melatih pekerja, atau menjaga kehamonisan antar pekerja dengan baik.

2. Pengawasan Silang. Penggunaan pengawasan lini pertama harus mengarahkan lebih dari satu kegiatan dan dipertimbangkan secara cermat. Jika beberapa orang terlibat, maka bisa lebih ekonomis. Tetapi secara pengalaman bebrapa pihak bahwa are produksi dengan tenaga ahli khusus perlu penggunaan pengawasan sendiri.

1 comment for "Persyaratan Tenaga Kerja Untuk Pemeliharaan Pabrik"

  1. ini termasuk mata kuliah sumber daya manusia di bangku kuliah ya



    Agen Slot Online 2020

    ReplyDelete

Post a Comment