Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Itu CLADDING dan Apa Pengaruhnya?

CLADDING

Hasil paduan alumunium tempa mempunyai ikatan lapisan yang berhubungan dengan metal, sebagai inti (core) yang mana komposisinya boleh atau tidak sama, dan yang mana dipergunakan seperti itu dengan maksud sebagai proteksi korosi, finishing, brazing, dan sebagainya. Hal ini diketahui bersama sebagai hasil clad.

 


Ketebalan minimal cladding adalah sebagai berikut:

-          Sheet dan plate 1/100 total ketebalan pada satu sisi.

-          Tube 1/100 total ketebalan dinding.

-          Wire 1/100 total luas potongan melintang.

Bilamana cladding adalah alumunium atau paduan alumunium mempunyai ketahanan korosi yang tinggi dan anodic adalah penutup pada paduan inti (core), demikian potensi fisik dan elektrolisa paduan inti (core) melawan korosi, produknya disebut alclad. Semua produk alclad memeperkenalkan dengan penandaan yang didahului alclad kemudian bilangan paduan inti (core); contoh alclad 2024 sheet, alclad 5056 wire, dan alclad 3003 tube.

 

Aclad sheet dan plate, ditunjukkan clad pada kedua sisi. Bilamana clad hanya pada satu sisi, maka penandanya adalah alclad one side.Alclad tube adalah clad pada salah satu bagian dalam atau luar dan penandanya adalah alclad inside atau alclad outside. Sebagai penandaan produk alclad meliputi:

-          4% alclad 7075 plate

-          7072 alclad one side 2024 sheet

-          10% alclad outside 3003 tube

-          1,5% 7072 alclad 2014 plate

 

Kemungkinan korosi pada alumunium paduan pada struktur pesawat:

-          Exterior

·         Rubbing surface

·         Rain erosion surface

·         Lower fuselage to runway debris

·         Tail unit

·         Upper & lower wing skin

·         Fitting, bracket & hinges

-          Interior

·         Above floor level

·         Below floor level

·         Batteray compartment environment

·         Front/rear pressure bulkhead

·         Service and cargo door

·         Seat rail/track

·         Fuel tank

·         Lavatories/toilet

·         Galley

Bentuk-bentuk korosi yang sering dijumpai pada paduan alumunium di pesawat:

  •          Pitting corrosion( raw material/gudang skin)
  • -          Exfoliation corrosion (skin/stringer)
  • -          Intergranular corrosion (stringer)
  • -          Galvanic corrosion (fastener)
  • -          Microbiological corrosion (fuel tank)
  • -          Crevice corrosion (lap joint)
  • -          Filliform corrosion ( dibawah lapisan car polyurethane)
  • -          Stress corrosion cracking ( spar chord)
  • Proteksi korosi pada paduan alumunium untuk komponen pesawat:
  • -          Pemilihan material yang cocok (tahap desain)
  • -          Maintanance program
  • -          Sealing
  • -          Anodisasi
  • -          Organic/anorganic coating : lapisan cat untuk melindungi material dari komponen asing
  • -          Preservasi : menjaga komponen vital dari jamur atau korosi.
  • -          Inhibitor
  • -          Cladding
  • -          Sealant : bentuknya karet untuk melindungi dari kebocoran
  • -          Heat treatment(stress relieving & over ageing)

-          Usahakan tengangan (stress) yang bekerja lebih rendah dari critical sustained stress. Clad ini sangat bermanfaat untuk menjaga alumunium dari korosi. Jadi clad adalah lapisan khusus yang dibuat untuk melindungi material dari lingkungan sekitarnya.

 

Post a Comment for "Apa Itu CLADDING dan Apa Pengaruhnya?"